Rabu, 18 Januari 2017

Perencanaan Desain Grafis

Perencanaan Desain Grafis






Continue reading...

Pengenalan Desain Grafis

Pengenalan Desain Grafis

 
Semua berawal dari permulaan, dalam bab ini pertanyaan – pertanyaan yang sifatnya umu akan terjawab walau tidak semua yang akan saya bahas, Pada tahap ini saya akan menjelaskan poin yang bersangkutan dengan desian grafis :
1. Definisi & Pemahaman Desain Grafis
Pada bab ini kita akan belajar pemahan konsep desain grafis dan seputar dunia desain yang bersipat umum saja tapi disini membahas lebih dalam ke teknis bukan di pengertian atau sejarah, agar bisa menjadi pemahaman dan cara pandang desain grafis yang bisa dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari selengkapnya
2. Perbandingan Multimedia VS Desain Percetakan
Pada bab ini kita akan membahas bidang yang menyerupai multimedia salah satunya adalah desain grafis percetakan, alasan memilih desain percetakan dikarenakan banyak sekali yang membuka usaha pada bidang ini, langsung saja baca selengkapnya
3. Peluang Kerja Desainer
Pada materi ini kita akan membahas propesi apa saja yang bisa di pegang oleh seorang desain grafis, mulai dari desainer, visualizer dan konseptor, tentunya disini terdapat berbedaan yang mencolok, langsung saja kita bahas selengkapnya..
4. Menentukan Harga Desain

Continue reading...

Panduan Desain Lengkap


Panduan Desain Lengkap

panduan desain lengkap
Salam pengunjung blog PDL ( Panduan Desain Lengkap), dalam blog ini saya akan menshare semua yang berhubungan dengan desain grafis mulai dari pengenalan, perencanaan, penilaian dan praktek  semua itu memiliki sub bab dan rinciannya masing-masing langsung saja pada point – pointnya :



BAB I Permulaan Desain Grafis Permulaan Grafis panduan desain lengkap Ini merupakan panduan desain tahap ini awal yang akan menerangkan pada pengenalan saja dan yang berhubungan dengan pertanyaan umum tentang desain grafis baca selengkapnya ..

  BAB II Perencanaan Desain Grafis

perecanaan desain grafis panduan desain lengkap    Ini merupakan panduan desain tahap ini ...
    baca di sini selengkapnya ..

  BAB III Typografi


 Ini merupakan panduan desain tahap ini ...
    baca di sini selengkapnya ..



BAB IV Layout
Ini merupakan panduan desain tahap ini ...
    baca di sini selengkapnya ..



   BAB V Penilaian Dan Kritik Desain Grafis
Kritik Dan Saran desain grafis panduan desain lengkap
    Ini merupakan panduan desain tahap ini ...
    baca di sini selengkapnya ..


   BAB VI Tutorial Dan Praktik     

Praktik Dan Tutorial desain grafis panduan desain lengkap

    Ini merupakan panduan desain tahap ini ...
    baca di sini selengkapnya ..
  
    BAB VII Produksi

    Ini merupakan panduan desain tahap ini ...
    baca di sini selengkapnya ..

   

Continue reading...

Panduan Desain Lengkap - Kampung Desainer, Orang Kampung Penghasilan Dolar



Kampung Desainer , Orang Kampung Penghasilan Dolar
kampung desainer panduan desain lengkap













Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menyimpan cerita terutama di kalangan  pemuda, kini banyak berprofesi sebagai desainer logo perusahaan. Hasil karya mereka kerap menjuarai berbagai kontes logo di seluruh dunia. Profesi unik ini telah dapat mengubah taraf ekonomi serta martabat desa itu yang dahulu terkenal sebagai desa dengan angka kriminal tinggi.
Muhammad Abdul Bar (44 tahun) menjadi salah seorang penggagas kampung desain itu. Abdul sendiri semula hanya seorang sopir bus malam jurusan Magelang - Jakarta. Namun ia telah banting stir jadi desainer logo. Hasil karyanya telah dikirim ke berbagai kompetisi desain logo perusahaan di seluruh dunia.

Abdul menceritakan, keahliannya mendesain didapat dari salah seorang kawan sekitar tiga tahun lalu. Sang kawan itulah yang telah "mencuci otaknya" tentang bagaimana mengubah nasib menjadi lebih baik dari seorang supir bus menjadi desainer atau pengrajin logo.

"Saya diajari dari nol bagaimana menggambar sebuah logo menggunakan komputer. Lambat laun saya bisa. Lalu saya diajari juga bagaimana hasil karya logo itu bisa menghasilkan uang, salah satunya dengan mengikuti berbagai kontes desain logo," ujar Abdul kepada Kompas.com di kediamannya, Jumat (9/1/2015).


Supir Bus Memenangkan Desain Logo


Bapak dua putra itu lalu terus mengasah kemampuannya menggambar logo sembari tetap menjalankan pekerjaannya sebagai sopir bus malam. Hingga suatu ketika, saat dirinya sedang dalam perjalanan dari Magelang ke Jakarta, sang istri menghubunginya untuk memberitahu bahwa ia memenangi sebuah kontes logo perusahaan otomotif di Australia.
"Saat itu juga saya memutuskan untuk pulang, sedangkan bus biar kernet saya yang melanjutkan perjalanan ke Jakarta," kisah Abdul.

Dari kontes itu, Abdul mendapat hadiah 400 dolar AS atau sekitar Rp 4 juta. Nominal yang cukup besar bagi Abdul karena selama bekerja sebagai sopir, pendapatannya tidak sampai angka jutaan. Abdul mengatakan, diri malah kerap tombok karena harus menanggung musibah kecelakaan yang sering menimpa dirinya.

"Hampir setiap tahun saya kecelakaan, dan kerap juga mengakibatkan orang meninggal dunia. Dari situ saya kemudian bertekad untuk tidak lagi menjadi sopir dan memilih jadi pengrajin logo," kata suami dari Umroh Mahfudhoh (32) itu.

Sudah tidak terhitung berapa kali Abdul memenangi kontes mendesain logo perusahaan di seluruh dunia, seperti Eropa, Asia, Australia hingga Timur Tengah. Informasi berbagai kontes itu ia peroleh dari internet. Hadiah memenangi berbagai kontes itu, kata Abdul, bervariasi mulai puluhan hingga ratusan dolar AS. Dari hadiah itu, Abdul bisa membangun rumah, membeli kendaraan dan tentu saja menafkahi keluarganya.

Saat ini pekerjaan Abdul hanya mendesain logo.

Abdul dan dua orang temannya yang telah terjun ke dunia desain juga mengajak saudara serta tetangganya untuk menggeluti bidang yang sama. Sebab, Abdul cukup prihatin dengan kondisi lingkungan desa Kalibu yang terkenal dengan premanisme.

Dulu, hampir semua pemuda desa itu tidak memiliki pekerjaan tetap. Kebanyakan mereka hanya nongkrong, pesta miras, memalak, berkelahi dan sebagainya. "Pelan-pelan kami ajak pemuda desa ini untuk berubah ke arah yang lebih baik. Mereka kami traktir makan, hingga mereka bertanya dari mana uang yang kami dapat. Lalu kami jawab bahwa uang ini kami dapat dari menang kontes desain logo. Nah dari situ mereka tertarik dan mau bergabung dengan kami," kisah Abdul.

Seiring perjalan waktu, banyak pemuda yang ingin bergabung dan belajar menggambar desain. Lalu Abdul membentuk Komunitas Rewo-rewo. Nama itu dipilih karena semua anggota memiliki latarbelakang beragam, dari pengangguran, tukang bakso, pedagang pakaian, sopir, guru. Anggotanya kini mencapai 250 orang, semua warga desa Kaliabu, yang kebanyakan hanya lulusan SMP dan SMA.


Rp 8 Miliar Dalam Kurun Tiga Tahun Terakhir


Kini, desa Kaliabu tidak lagi dikenal sebagai desa yang mengerikan tetapi berubah menjadi desa membanggakan berkat karya-karya logo mereka yang sudah dikenal dunia. Hampir semua anggota komunitas itu pernah memenangi kontes desain logo yang diselenggarakan oleh perusahaan- perusahaan di berbagai negara. Abdul menyebutkan, jika dikalkulasi, seluruh pendapatan warga dari memenangi kontes logo bisa mencapai Rp 8 miliar dalam kurun tiga tahun terakhir. Tidak heran jika banyak warga yang beralih profesi menjadi desainer logo.
Dalam waktu dekat, desa ini juga akan menjadi desa percontohan dalam hal pengembangan ekonomi kreatif dan teknologi informasi di Jawa Tengah.

Kendati demikian, Abdul tidak menampik jika ada berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalani profesi itu, seperti akses internet yang belum maksimal, lalu beberapa warga yang belum bisa menghargai konsep karya orang lain.

Abdul dan teman-temannya kini ingin terus memompa semangat berkarya dan berkompetisi secara sehat antar warga atau anggota komunitas. Ia juga sudah mulai mendorong anggota untuk meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, baik pendidikan yang berkonsentrasi pada desain ataupun tidak. "Kami akan terus bekerja di bidang ini, selama kami masih punya semangat berkarya," kata Abdul.
Continue reading...